Pencipta yang Tak Diciptakan

 

Kita tahu dan mengerti, sesuai dengan keyakinan kita masing-masing, Tuhan adalah Sang Pencipta segala sesuatu, bahkan IA disebut sebagai Causa Prima, yaitu penyebab segala sesuatu namun IA sendiri tidak ada yang menyebabkan IA ada. Bagaimana bisa? Di dalam dunia ini ada yang namanya hukum sebab akibat, apabila ada sebab pasti ada akibatnya. Ada aksi dan ada reaksi. Lalu, bagaimana kita bisa memahami tentang asal usul Tuhan sedangkan IA sendiri adalah Pribadi Pencipta namun bukan yang diciptakan. Sungguh sangat sukar memahami siapakah yang menciptakan Tuhan sedangkan IA sendiri adalah Sang Pencipta. Apakah Tuhan menciptakan Diri-Nya Sendiri? Mana mungkin bisa dijangkau oleh akal pikiran kita yang terbatas ini selain kita hanya bisa meyakini dengan iman kita masing-masing bahwa Tuhan itu ada dan IA tidak terbatas dengan dimensi ruang dan waktu, IA tidak diciptakan oleh siapapun, karena IA ada sebelum segala sesuatu diciptakan termasuk juga dimensi ruang dan waktu yang ada pada saat ini. IA berada dalam suatu dimensi yang kekal, baik kekekalan lampau maupun kekekalan yang akan datang. Karena dimensi ruang dan waktu saati ini, yang diciptakan oleh Tuhan, adalah suatu dimensi yang terbatas. Lalu kalau dimensi ruang dan waktu ini sudah habis masanya, apakah Tuhan akan menciptakan dimensi ruang dan waktu yang lain yang juga terbatas sehingga hal itu berlanjut berulang-ulang tak terhingga atau dengan kata lain suatu siklus yang tak terhingga.

Comments

Popular posts from this blog

Kajian Komparatif Kejadian 1:1 dan Yohanes 1:1: Analisis Teks Asli dan Tinjauan Teologi Biblikal Injili

DRAF: Kerangka Aturan Sistem Kecerdasan (ARIS) dalam Kepatuhan UU ITE

Tentang Blog Ini