Di Saat Kita Lemah, Kuasa Tuhan Dinyatakan

 Shallom,

Salam damai sejahtera dalam Tuhan Yesus Kristus dan cinta kasih dengan sesama. Pada kesempatan saat ini, saya hanya ingin berbagi suatu renungan yang menginspirasi dan memotivasi kita supaya kita untuk lebih bersyukur akan kehidupan kita pada saat ini. Dan juga dapat menguatkan mereka yang sedang mengalami pergumulan atau masalah yang sedang dihadapi.

Sekelumit kisah dari saya, saya sangat bersyukur karena anugerah Tuhan saya rasakan sepanjang hidup. Pada saat awal saya mengalami diabetes melitus type 1, Tuhan masih memelihara saya hingga sekarang. Dalam pemikiran saya, sebenarnya saya tidak mau menerima keadaan saya, bahkan saat itu saya sempat mengalami kebutaan karena diabetes tersebut. Hati ini rasanya ingin berontak dan tidak mau menerima keadaan saya waktu itu. Waktu itu, saya ingin sembuh dan dipulihkan dari diabetes. Banyak sekali tekanan yang saya alami baik dari diri saya sendiri maupun orang lain.

Bahkan ada orang lain yang menyuruh saya untuk meninggalkan Tuhan supaya saya sembuh dan kembali melihat. Namun saya tetap berusaha bertahan kepada Sang Juruselamat saya. Walau seringkali iblis membuat hati ini bimbang dan ragu untuk mengikut Tuhan, bahkan memjuk untuk meninggalkan Tuhan.

Polemik berkecamuk di dalam hati dan pikiran, bahkan sering kali membuat hati berkecamuk. Namun, di sisi lain, Tuhan seakan berkata bahwa dalam kondisi kelemahan saya justru itulah kuasa Tuhan yang dahsyat dinyatakan. Bukan hanya itu saja, kebaikan Tuhan jauh melebihi segala akal pemikiran saya. Seringkali saya tidak mengerti bagaimana cara dan jalan Tuhan untuk kehidupan saya. Tetapi yang saya tahu hanyalah bahwa Tuhan itu baik. Hingga sekarangpun, saya merasakan kebaikan Tuhan di dalam hidup saya, meski dalam kelemahan fisik saya karena diabetes.

Tuhan mengijinkan kita berada di dalam kelemahan atau berada di dalam situasi yang sangat sulit bahkan mustahil untuk dijalani supaya Tuhan mau menyatakan kemuliaan dan kuasanya serta pertolonganNya di dalam kehidupan kita. Apapuan masalah anda, serahkanlah semua itu kepada Tuhan, karena pertolonganNya tidak pernah terlambat dan bahkan tepat waktu.

Mari kita renungkan bersama

Comments

Popular posts from this blog

Kajian Komparatif Kejadian 1:1 dan Yohanes 1:1: Analisis Teks Asli dan Tinjauan Teologi Biblikal Injili

DRAF: Kerangka Aturan Sistem Kecerdasan (ARIS) dalam Kepatuhan UU ITE

Tentang Blog Ini